Bahagia itu saat aku terbebas dari rasa malas untuk mengerjakan tugas.............kini bukan hal yang tabu membicarakan kemalasan diri di media sosial dan itu seolah-olah hal yang sangat baik untuk di umbar ...haahahhah..................aku hanya berkhayal ada undang-undang yang mengatur agar tidak ada yang boleh menulis kata malas di dunia maya...mungkin itu akan membantu otak dan badan untuk tidak semakin malas............terkadang sadar bahwa kesempatan di dunia ini tidak lama, hanya saja terkadang hal tersebut hanya di sadari tapi tidak untuk di intropeksi........:)
hari ini aku temukan lagi beberapa pemikiran tentang bahagia, bahagia itu tidak mutlak itu yang pasti, mari kita lihat apa bahagia menurut pandangan kaum spiritualitas : kaum ini mengangap bahagia ketika mereka paham betul ajaran yang mereka yakini dan mulai untuk menghakimi orang-arang diluar mereka dan mengangap dirinya paling benar (ini kaum agamais yang setengah2) tapi ada pula memang kaum ini benar2 hidupnya murni berbuat kebajikan sesuai dengan yang di anutnya tanpa merasa diri paling rohani, ada kaum budayawan ini beda lagi mereka merasa bahagia bila mereka tahu sejarah dan budaya mereka mereka merasa paling tahu tentang sejarah leluhurnya atau negaranya padahal dirinya juga membaca hasil pemikiran orang lain dan tidak pasti itu benar, tapi mereka bahagia dengan menyampaikan kembali pemikiran mereka itu, ada pula kaum pembelanja sebut saja shopper ini khusus buat wanita si biasanya, sebagian merasa bahagia saat mereka bisa membeli barang-barang yang branded, yaa biar ntar di liat orang komentar : wah cantik ya bajunya, pasti mahal banget,well dianya bahagia dengan wajah sumringah, ada pula yang bahagia hanya dengan membeli baju harga belasan ribu jalan dengan teman-teman ketawa ketiwi bahagia deh,iiihh ada yang kaum ini namanya kaum gossiper, mereka biasa ngumpul beberapa orang bisa berdua si tapi kurang seru, nah mereka bahagia kalau mereka bisa ngomongi si anu..si ini, siitu,trus ketawa terbahak-bahak,dan kadang mulutnya gak monyong dikit terasa pokonya mereka malaikat penjaga surga, tahu yang benar dan salah dan mereka merasa mereka pokonya benar deh....mmmm....itulah hidup,, apapun yang kamu jalani, orang jalani,,,emang ga bisa di samakan begitu juga ukuran kebahagian,penulis si bahagia kalau udah nulis versi bahagia, yang hanya diamabil sebagian sampel saja, masih banyak si tpi yaaa kam-kaum ini lah yang paling terkenal jadi bisa buat generalisainya..................:)